
radarbuanaindonesia, Jakarta- Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia atau Wakapolri, Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat, memperkenalkan salam tersebut saat menjadi pembicara dalam acara peringatan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Kamis, 8 Oktober 2026.
Di hadapan para tamu undangan, Wahyu memperkenalkan salam baru Polri sebelum memulai pidatonya.
Ia kemudian menjelaskan mekanisme salam tersebut. Ketika disampaikan seruan “Salam Polisi”, peserta menjawab dengan kalimat “Polisi Bersama Masyarakat” sembari menggenggam kedua tangan.
Wahyu menyebut salam tersebut baru saja diperkenalkan dan sekaligus diluncurkan dalam kesempatan tersebut.
“Salam Polisi,” menjadi bagian dari identitas komunikasi baru Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.
Sementara itu, jawaban “Polisi Bersama Masyarakat” membawa pesan bahwa keberadaan kepolisian tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga perlindungan, pelayanan, pengayoman, serta kedekatan dengan masyarakat.
Sebelumnya, Polri telah menyampaikan tagline baru tersebut melalui Surat Telegram Kapolri Nomor STR/2658/X/HUM.10./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Tagline tersebut ditujukan untuk disosialisasikan dan dipahami oleh jajaran kepolisian.
Perkenalan salam baru ini juga menandai perubahan komunikasi institusi Polri setelah pergantian pucuk pimpinan. Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri dan Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri pada 1 Oktober 2026.
Kini, tantangannya bukan hanya bagaimana salam tersebut dikenal masyarakat, tetapi bagaimana pesan “Polisi Bersama Masyarakat” benar-benar diwujudkan dalam pelayanan dan pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan. Salam Polisi!Polisi Bersama Masyarakat.Rb

