Lantaran Banyak Keluhan, Petugas Gabungan Tertibkan Parkir Liar di Depan RS Hermina Kalideres - Radar Buana Indonesia

Lantaran Banyak Keluhan, Petugas Gabungan Tertibkan Parkir Liar di Depan RS Hermina Kalideres

- Penulis

Tuesday, 25 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RADARBUANAINDONESIA.ID | JAKARTA – Persoalan parkir liar di kawasan depan RS Hermina Kalideres, Jakarta Barat, kembali ditertibkan. Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Barat bersama Satpol PP telah menggelar operasi gabungan, untuk menindak kendaraan yang parkir sembarangan dan menggunakan bahu jalan. Senin, (24/8/26).

Penertiban ini menjadi perhatian lantaran aktivitas parkir di kawasan tersebut dinilai mengganggu kelancaran lalu lintas serta kenyamanan pengguna jalan. Bahkan, persoalan tersebut sebelumnya telah banyak dikeluhkan masyarakat dan mendapat sorotan melalui pemberitaan media maupun media sosial.

Dari pantauan di lokasi, operasi gabungan dipimpin Kepala Seksi Operasional Sudinhub Jakarta Barat Agus Prasatyo bersama jajaran Sudinhub, Satpol PP, TNI dan Polri. Petugas melakukan penindakan terhadap sejumlah kendaraan yang kedapatan parkir tidak pada tempatnya.

Kepala Seksi Operasional Sudinhub Jakarta Barat Agus Prasatyo mengatakan, penertiban dilakukan sebagai tindak lanjut atas berbagai aduan masyarakat mengenai maraknya parkir liar di sekitar RS Hermina Kalideres.

“Operasi gabungan ini dilakukan karena sudah ada aduan dari masyarakat, baik melalui media maupun media sosial, terkait parkir liar di kawasan RS Hermina ini,” ujar Agus.

Menurut Agus, persoalan parkir di kawasan tersebut tidak cukup hanya diselesaikan dengan penertiban. Diperlukan solusi yang lebih permanen agar kebutuhan parkir masyarakat tetap terakomodasi tanpa mengganggu fungsi badan jalan.

Karena itu, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Unit Pengelola (UP) Perparkiran untuk mencari skema penataan yang dapat menjadi solusi sementara.

“Untuk ke depannya kita akan terus berkoordinasi dengan pihak UP Parkir untuk mencari solusi terbaik, dalam mengatasi masalah parkir liar di sekitar RS Hermina ini,” kata Agus.

Agus menyebutkan, salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan adalah pengelolaan parkir secara resmi melalui UP Perparkiran. Dengan demikian, lokasi parkir yang selama ini digunakan secara liar dapat ditata dan, jika memungkinkan, memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Mungkin untuk sementara waktu parkir di sini bisa dipasang parkir biru atau dilegalkan sementara. Bisa saja diambil alih oleh UP Parkir untuk menambah PAD, sambil menunggu hasil rapat koordinasi dengan pihak Rumah Sakit Hermina serta keputusan dan arahan pimpinan,” jelasnya.

Namun, Agus menegaskan bahwa skema tersebut masih sebatas opsi sementara. Pemerintah perlu terlebih dahulu melakukan koordinasi lintas sektor, termasuk dengan pihak RS Hermina, sebelum menentukan langkah selanjutnya.

“Kita akan terus berkoordinasi dengan pihak UP Parkir dan rumah sakit. Mungkin sementara operasionalnya bisa dilakukan oleh UP Parkir agar tidak liar. Sifatnya sementara sambil menunggu hasil rapat dengan pihak Rumah Sakit Hermina,” tegas Agus.

Ia mengungkapkan, pihak rumah sakit juga tengah berupaya mencari solusi, termasuk kemungkinan menyediakan atau menyewa lahan yang dapat digunakan sebagai lokasi parkir. Namun, upaya tersebut hingga kini masih menghadapi sejumlah kendala.

“Untuk sementara kita tata sambil menunggu keputusan dari rumah sakit dan koordinasi lintas sektor,” ujarnya.

Kendaraan Diangkut dan Diderek

Dalam operasi gabungan tersebut, petugas tidak hanya memberikan imbauan, tetapi juga melakukan tindakan terhadap kendaraan yang tetap parkir sembarangan.

Sejumlah sepeda motor diangkut petugas, sementara kendaraan roda empat yang kedapatan parkir di lokasi terlarang dilakukan penderekan. Petugas juga melakukan pencabutan pentil terhadap kendaraan yang masih nekat menggunakan bahu jalan sebagai tempat parkir.

Penertiban tersebut menjadi sinyal bahwa persoalan parkir di depan RS Hermina Kalideres tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Di satu sisi, masyarakat membutuhkan fasilitas parkir, namun di sisi lain penggunaan badan jalan dan bahu jalan untuk parkir berpotensi mengganggu arus lalu lintas serta ketertiban kawasan.

Kini, bola berada pada koordinasi lintas instansi dan pihak rumah sakit untuk menghadirkan solusi parkir yang lebih tertata. Pemerintah diharapkan tidak hanya melakukan penertiban sesaat, tetapi juga memastikan tersedianya alternatif parkir yang legal, sehingga persoalan serupa tidak terus berulang. (HS)

Berita Terkait

Syamsul Bahry Kembali Pimpin FKKS Jakarta Timur Hasil Mubes 2026 Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan
Rakornas FSPTI–KSPSI Digelar di Jakarta, Perkuat Konsolidasi dan Arah Perjuangan Organisasi
Kepolisian Negara Republik Indonesia memperkenalkan salam baru yang membawa pesan kedekatan antara polisi dan masyarakat.
DIDUGA USIR WARTAWAN SAAT KONFIRMASI, POKJA WARTAWAN BEKASI DESAK BUPATI EVALUASI PEJABAT
IHSG Menguat 1,21% ke Level 6.192, Sektor Transportasi dan Teknologi Jadi Penggerak Bursa
Houthi Nyatakan Langit Arab Saudi Zona Operasi, Maskapai Internasional Diperingatkan
ICW Ungkap 5 Modus Korupsi di Lapas: Dari Fasilitas Mewah hingga Dugaan Joki Narapidana
KOORDINATOR BEM UI DIDUGA DIANIAYA, POLISI DALAMI KASUS

Berita Terkait

Tuesday, 13 October 2026 - 03:15

Syamsul Bahry Kembali Pimpin FKKS Jakarta Timur Hasil Mubes 2026 Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan

Friday, 9 October 2026 - 14:34

Rakornas FSPTI–KSPSI Digelar di Jakarta, Perkuat Konsolidasi dan Arah Perjuangan Organisasi

Thursday, 8 October 2026 - 15:32

Kepolisian Negara Republik Indonesia memperkenalkan salam baru yang membawa pesan kedekatan antara polisi dan masyarakat.

Wednesday, 7 October 2026 - 18:06

DIDUGA USIR WARTAWAN SAAT KONFIRMASI, POKJA WARTAWAN BEKASI DESAK BUPATI EVALUASI PEJABAT

Tuesday, 6 October 2026 - 12:08

IHSG Menguat 1,21% ke Level 6.192, Sektor Transportasi dan Teknologi Jadi Penggerak Bursa

Berita Terbaru